PENGOMPOSAN ANAEROBIK
(Laporan Praktikum Biologi dan Kesehatan Tanah)
Oleh
Kelompok 2
Miandri Sabli Pratama 1014121133
Ni Wayan Devhi 1014121138
Reza Prasetia 1014121152
Tety Maryenti 1014121179
Tiya Oviana 1014121185
PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
2012
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kompos adalah produk akhir dari proses dekomposisi senyawa organic yang diurai menggunakan bantuan mikroorganisme yang bekerja pada suhu tertentu, kegiatannya dinamakan pengomposan. Pengomposan dengan bahan baku sampah domestic merupakan teknologi yang ramah lingkungan. Sederhana dan menghasilkan produk akhir yang sangat berguna bagi kesuburan tanah dan sebagai penutup/ andfill.
Teknologi pengomposan sampah sangat beragam baik secara aerobic maupun anaerobic. Pengomposan aerobic yaitu dengan menggunakan bantuan udara terbuka. Sedangkan pengomposan anaerobic tanpa menggunakan bantuan udara.
B. Tujuan
Adapun tujuan dilakukannya pratikum ini adalah :
1. Mahasiswa memahami cara pembuatan pengomposan anaerob.
2. Mahasiswa mengerti proses terbentuknya kompos.
3. Mahasiswa dapat mempraktikannya dalam kehidupan sehari-hari
II. METODOLOGI PERCOBAAN
A. Alat dan Bahan
Adapun alat-alat yang digunakan adalah :
- kantung plastic hitam
- ember
- gunting
- batu
Adapun bahan-bahan yang digunakan adalah :
- jerami 2 karung/4 kg
- kotoran sapi 2 kg
- larutan Em4 15 ml
- air gula 1 liter
- air mineral 10 liter
B. Cara Kerja
Adapun cara kerja yang digunakan adalah sbb :
III. HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Pengamatan
hasil yang telah didapatkan dari pengamatan adalah :
Hari Perubahan
3 Belum terjadi perubahan
7 Warna menjadi coklat
14 Warna menjadi coklat kehitaman
21 Warna jadi hitam dan seresah mulai hancur
28 Warna hitam pekat dan seresah hancur
B. Pembahasan
Pada pratikum pengomposan didapatkan hasil sebagai berikut. Pada waktu 3 hari belum terjadi perubahan . kemudian hari ke7 warna menjadi coklat. Lalu hari ke14 warna menjadi Coklat kehitaman. Setelah hari ke21 warna menjadi benar-benar hitam dan seresah mulai hancur. Dan terakhir pada hari ke28 warna menjadi hitam pekat dan seresah hancur.
Hal-hal yang mempengaruhi pengomposan diantaranya rasio c/n , ukuran partikel,
aerasi, porositas, kelembaban, temperature/suhu, pH, kandungan hara, kandungan
bahan berbahaya, dan lama pengomposan (Suhut & Sulundik, 2006).
Kelebihan pengomposan anaerob adalah bakteri-bakteri yang tidak menguntungkan bagi tanaman akan mati karena tidak mendapatkan pasokan
oksigen dan suhu lingkungan yang panas akan membunuhnya. Kelebihan yang lain adalah tidak bau, karena tertutup rapat, praktis kontak dengan lingkungan luar tidak ada selain itu kelebihan dari pengomposan anaerob adalah kelembaban dapat terjaga serta N tidak terbuang keudara.
pengomposan anaerob terbilang cepat karena pengomposan anaerob ditutup/disungkup untuk mempertahankan suhu dan kelembaban sehingga pengomposan anaerob lebih cepat bila dibandingkan pengomposan aerob (Bacteria taxonomi browser, 2012).
Em4 merupakan kumpulan mikroba terpilih dalam bentuk cair. Didalam Em4 terdapat MO yang sangat menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman. Setiap bahan organic yang terfermentasi oleh mikroba Em4 dalam kondisi semi anaerob pada suhu 40-50 derajat celcius. Pembuatan pupuk organic menggunakan teknologi Em4 pada dasarnya adalah proses pengomposan yang terjadi secara fermentative (Wikipedia, 2012)
IV. KESIMPULAN
Adapun kesimpulan dari percobaan ini adalah :
1. Pengomposan anaerob mencapai hasil maksimum pada hari ke 28
2. Pengomposan anaerob lebih cepat bila dibandingkan pengomposan lainnya.
3. Em4 merupakan peran pokok dalam pengomposan anaerob
4. Didalam Em4 terdapat mikroba-mikroba antara lain lactobacillus ragi, bacteri
fotositetik, actinomycetes, jamur pengurai selulosa.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 2012. “Bacteria (eubacteria)”.Taxonomy Browser. NCBI. Diakses 13 November 2012.
Suhut & Sulundik, 2006. Meningkatkan Kualitas Kompos.Kiat Mengatasi
Permasalahan Praktis. Agromedia Pustaka: Jakarta.
http://id.wikipedia.org/wiki/kompos
NB : JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR SAMA JOIN KE SITE INI YAAAA :D MAKASIHHH









bisa minta no yg bisa dihubungi ya? saya mau tanya2 ttg cara membuat kompos secara anaerob. saya sekarang sedang mencoba membuat kompos dari sampah rumah tangga, sekarang sudah minhgu ke3 dan.byk hal yg tidak saya mengerti. atau kalau ada buku yg menjelaskan tata cara dan alat2 apa aja yg diperlukan utk membuat kompps secara anaerob dengan bantuan em4.terimakasih
BalasHapus