Nama : Tety Maryenti
NPM : 1014121179
Kelas : AGT C
Pertanyaan :
1.
Jelaskan cara bibitan karet
langsung polibag!
2. Jelaskan cara membuat stump mata tidur!
3. Sebutkan jenis petikan dan rumus petikan!
Jawaban :
1. Adapun
cara penyemaian atau pembibitan langsung polibag yaitu :
§ Kantong plastik atau polibag
yang digunakan untuk tempat menyemaikan bibit karet sebaiknya berukuran 25 x 56
cm atau diperkirakan dapat menampung sekitar 10 kg tanah.
§ Dasar plastik harus diberi
lubang sebagai tempat keluarnya air siraman sebelum tanah dimasukkan ke
dalamnya,
§ Tanah untuk media tanam ini
harus subur dan berhumus yang bisa diambil dari tanah permukaan (top soil)
dengan kedalaman maksimum 15 cm. Tanah tidak perlu dicampur pupuk kandang,
pasir, atau bahan-bahan lainnya.
§ Setelah itu, kecambah karet
ditanam dengan cara yang sama dengan menanam kecambah pada pesemaian di lahan.
§ Kantong-kantong plastik tempat
pesemaian harus diletakkan di lokasi yang setiap pagi dan sore mendapat sinar matahari.
§
Kantong-kantong
plastik tersebut kemudian di dalam alur sedalam 20 cm, setelah itu ditimbun,
sehingga yang muncul ke permukaan hanya 5 cm.
§ Jarak antar kantong plastik
dalam barisan sekitar 20 cm dan antar barisan 30 cm.
§ Setiap dua baris kantong
plastik dibuat jalan selebar 75 cm untuk kegiatan perawatan tanaman.
§ Perawatan bibit karet di dalam
kantong plastik pada dasarnya sama dengan yang di lahan, yakni meliputi penyiraman,
penyiangan, pemupukan, dan pemberantasan hama. Hanya, untuk pemupukan cukup
dengan TSP dengan dosis 10 gram dan 15 gram/bibit saat bibit berumur sebulan dan
tiga bulan setelah tanam
2. Bibit
stum mata tidur adalah bibit yang diokulasi di lahan pesemaian dan dibiarkan
tumbuh selama kurang dari dua bulan setelah pemotongan batang atas pada posisi
10 cm di atas mata okulasi, dengan akar tunggang tunggal atau bercabang. Akar tunggang tunggal lebih
bagus dibandingkan dengan akar tunggang bercabang, sehingga petani karet
biasanya memotong akar tunggang bercabang yang lebih kecil. Dengan demikian tinggal
satu akar tunggang besar yang panjangnya sekitar 40 cm dan akar lateral yang
panjangnya 5 cm. Kelebihan bibit stum mata tidur ini adalah ringan, sehingga
mudah diangkut. Sementara itu, kekurangannya antara lain persentase kematian
bibit tinggi.
3.Berikut ini adalah beberapa jenis
petikan yang dilakukan di PPTK Gambung:
§ Petikan halus, apabila pucuk yang dihasilkan
adalah pucuk peko (p) dengan satu daun atau pucuk burung (b) dengan satu daun
muda (m) biasanya ditulis dengan rumus p+1, b+1m.
§ Petikan medium, apabila pucuk yang dihasilkan
terdiri dari pucuk peko dengan dua daun, 3 daun muda serta pucuk burung dengan
1,2 atau 3 daun muda (p+2, p+3m, b+1m, b+2m, b+3m).
§ Petikan kasar, apabila pucuk yang dihasilkan dari
pucuk peko dengan 4 daun atau lebih dan pucuk burung dengan beberapa daun tua
(p+4 atau lebih), (b+2t atau lebih).









0 komentar:
Posting Komentar
Please leave your comment and join this site :D 감사합니다. no spam please :DD