Jumat, 27 September 2013

Tugas Perkebunan



Nama               : Tety Maryenti
NPM               : 1014121179
Kelas               : AGT C


Pertanyaan :
1.      Jelaskan cara bibitan karet langsung polibag!
2.      Jelaskan cara membuat stump mata tidur!
3.      Sebutkan jenis petikan dan rumus petikan!

Jawaban :       
1. Adapun cara penyemaian atau pembibitan langsung polibag yaitu :
§  Kantong plastik atau polibag yang digunakan untuk tempat menyemaikan bibit karet sebaiknya berukuran 25 x 56 cm atau diperkirakan dapat menampung sekitar 10 kg tanah.
§  Dasar plastik harus diberi lubang sebagai tempat keluarnya air siraman sebelum tanah dimasukkan ke dalamnya,
§  Tanah untuk media tanam ini harus subur dan berhumus yang bisa diambil dari tanah permukaan (top soil) dengan kedalaman maksimum 15 cm. Tanah tidak perlu dicampur pupuk kandang, pasir, atau bahan-bahan lainnya.
§  Setelah itu, kecambah karet ditanam dengan cara yang sama dengan menanam kecambah pada pesemaian di lahan.
§  Kantong-kantong plastik tempat pesemaian harus diletakkan di lokasi yang setiap pagi dan sore mendapat sinar matahari.
§  Kantong-kantong plastik tersebut kemudian di dalam alur sedalam 20 cm, setelah itu ditimbun, sehingga yang muncul ke permukaan hanya 5 cm.
§  Jarak antar kantong plastik dalam barisan sekitar 20 cm dan antar barisan 30 cm.
§  Setiap dua baris kantong plastik dibuat jalan selebar 75 cm untuk kegiatan perawatan tanaman.
§  Perawatan bibit karet di dalam kantong plastik pada dasarnya sama dengan yang di lahan, yakni meliputi penyiraman, penyiangan, pemupukan, dan pemberantasan hama. Hanya, untuk pemupukan cukup dengan TSP dengan dosis 10 gram dan 15 gram/bibit saat bibit berumur sebulan dan tiga bulan setelah tanam

2. Bibit stum mata tidur adalah bibit yang diokulasi di lahan pesemaian dan dibiarkan tumbuh selama kurang dari dua bulan setelah pemotongan batang atas pada posisi 10 cm di atas mata okulasi, dengan akar tunggang tunggal atau bercabang. Akar tunggang tunggal lebih bagus dibandingkan dengan akar tunggang bercabang, sehingga petani karet biasanya memotong akar tunggang bercabang yang lebih kecil. Dengan demikian tinggal satu akar tunggang besar yang panjangnya sekitar 40 cm dan akar lateral yang panjangnya 5 cm. Kelebihan bibit stum mata tidur ini adalah ringan, sehingga mudah diangkut. Sementara itu, kekurangannya antara lain persentase kematian bibit tinggi.

3.Berikut ini adalah beberapa jenis petikan yang dilakukan di PPTK Gambung:
§  Petikan halus, apabila pucuk yang dihasilkan adalah pucuk peko (p) dengan satu daun atau pucuk burung (b) dengan satu daun muda (m) biasanya ditulis dengan rumus p+1, b+1m.
§  Petikan medium, apabila pucuk yang dihasilkan terdiri dari pucuk peko dengan dua daun, 3 daun muda serta pucuk burung dengan 1,2 atau 3 daun muda (p+2, p+3m, b+1m, b+2m, b+3m).
§  Petikan kasar, apabila pucuk yang dihasilkan dari pucuk peko dengan 4 daun atau lebih dan pucuk burung dengan beberapa daun tua (p+4 atau lebih), (b+2t atau lebih).


0 komentar:

Posting Komentar

Please leave your comment and join this site :D 감사합니다. no spam please :DD