Kamis, 04 Desember 2014

PENGAMATAN HAMA RAYAP DISEKITAR LINGKUNGAN LABORATORIUM HPT (Hama Penyakit Tanaman)








PENGAMATAN HAMA RAYAP DISEKITAR LINGKUNGAN LABORATORIUM HPT (Hama Penyakit Tanaman)
(Laporan Praktikum Hama Gudang dan Urban)





Oleh

Kelompok 2

1.    Anis Juli Astuti         1014121071
2.    Indah Puspita Dewi  1014121029
3.    Rendina Dea Putri     1014121148
4.    Septianing Diah A     1014121047
5.    Widiana Ekawati       1014121189
6.    Yudi Desyulian         1014121192










 Posted by : Tety Maryenti



PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
2013





I.         PENDAHULUAN



1.1.  Latar Belakang

Hama merupakan salah satu faktor penghambat dalam kehidupan manusia.  Hama ada yang merusak tanaman pertanian di lapangan, prduk pertanian di gudang penyimpanan, dan bahkan ada juga hama yang mengganggu manusia.  Hama yang mengganggu manusia biasanya hidup di perkotaan, sehingga sering dikenal sebagai hama urban.  Hama urban merupakan hama yang harus dikendalikan karena dapat mengganggu manusia baik dari segi kesehatan, keindahan dan lain-lain.  Salah satu hama urban yang dikenal adalah rayap.  Rayap dapat hidup disekitar manusia pada habitat kayu yang lapuk atau pun pohon atau tanaman yang mulai membusuk.

Rayap termasuk binatang Arthropoda, kelas insecta yang berasal dari ordo isoptera (Bhs Yunani, "iso" berarti sama dan "ptera" berarti sayap) yang dalam perkembangan hidupnya mengalami metamorphosa gradual atau bertahap.  Rayap merupakan serangga yang hidup dalam kelompok sosial dengan sistem kasta yang berkembang sempurna.  Nama ini mengacu pada kasta reproduksi dimana mereka memiliki sepasang sayap dengan bentuk dan ukuran antara sayap depan dan sayap belakang yang sama.

1.2.  Tujuan

Adapun tujuan dari praktikum ini adalah sebagai berikut:
1.    Untuk mengetahui setiap tempat disekitar laboratorium yang teridentifikasi sebagai habitat dari hama rayap.
2.    Untuk mengetahui tempat hidup rayap dan mendokumentasikannya sebagai bahan laporan.








II.      METODOLOGI PRAKTIKUM



2.1.  Alat dan Bahan

Alat yang digunakan pada praktikum ini antara lain: alat tulis, botol, dan kamera.

Sedangkan bahan yang digunakan adalah lahan sekitar laboratorium dan alkohol 70%.

2.2.  Cara Kerja

Prosedur yang dilakukan pada praktikum ini adalah:
1.    Menyiapkan alat yang akan digunakan untuk mengidentifikasi hama rayap.
2.    Mencari tempat yang merupakan habitat atau tempat hidup hama rayap.
3.    Mengambil rayap yang terdapat pada bagian atau tempat yang ditemukan dan memasukannya kedalam botol yang telah berisi alkohol 70%.
4.    Mendokumentasikan tempat hidup rayap, kemudian mengidentifikasi morfologi didalam laboratorium.
5.    Membuat laporan praktikum.







III.   HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN



3.1.  Hasil Pengamatan

Hasil pengamatan yang diperoleh pada praktikum ini adalah sebagai berikut:

3.2.  Pembahasan









IV.   KESIMPULAN



Kesimpulan yang diperoleh dari pembahasan ini adalah sebagai berikut:









DAFTAR PUSTAKA































LAMPIRAN

0 komentar:

Posting Komentar

Please leave your comment and join this site :D 감사합니다. no spam please :DD